8/30/2013

Berguru Pada Film Kartun

Sebagai cowo, gue sering banget denger kata-kata ini, "Cowo itu gak nonton kartun, nontonnya film action, horor, pokoknya yang menantang deh" atau juga yang kayak gini, "Cowo itu nonton kartun pas jaman SD aja, sekarang mah udah gak jamannya, udah tua (Padahal masih SMA tingkat akhir)". Dan mungkin karena kata-kata 'udah tua' itu, gue jadi mikir "Gila nih orang masih SMA aja udah bilang umurnya dia udah tua, ntar mati umur berapa ya dia?".

Tapi herannya, kalo masih sekitar umur 18 - 20 nonton kartun dibilang udah gak jaman soalnya 'udah tua' gue heran kenapa orang yang meninggal umur 30an disebut 'mati muda', dan ntar kalo punya istri kedua, istri kedua kita bakalan disebut 'Istri muda' meskipun umurnya udah diatas 50.

Tapi hari ini gue gak mau bahas tentang tua atau muda, itu urusan mereka nganggep mereka tua atau muda, gue hari ini pengen ngebahas tentang kartun, mungkin kalian yang lagi baca nanya "Apa hubungannya kartun sama tua / muda?". Kalo kalian sedang nanya-nanya itu, kalian keren, tapi kalo kalian gak nanya-nanya tentang hal itu, kalian lebih gak keren.

Gue sebagai pria yang dewasa, inget dewasa sama tua itu BEDA. Orang pasti akan tua, tapi dewasa itu belum pasti akan ditemukan di orang yang berusia tua. *Wihhh gue sok bijak*

Dengan bangga dan bulu ketek yang kemana mana gue menyatakan gue pria dewasa yang suka nonton kartun. Oke semakin kebawah semakin gak nyambung, tapi tenang, kalo misal kalian udah mulai stroke otak silahkan lanjutkan membacanya, tapi kalo anda masih sehat, anda harus kelarin ini postingan supaya anda merasakan apa itu stroke otak.

Fokus drew FOKUS !!!

Oke maap, tadi pagi pas jogging lutut gue baru aja nyerempet becak yang lagi parkir di depan rumah, sebagai manusia yang baik, gue selalu menjaga kesehatan, gue selalu nyempetin jogging di dunia nyata, kalo gak sempet ya di alam mimpi juga jadi, yang penting jogging, karena gue selalu berpegang pada pepatah, "Di dalam betis yang kuat, terdapat jiwa copet yang susah ditangkap".

Karena lutut gue lagi lecet, jadi gue nulisnya agak sehat dan lurus, mohon maklum. Gue belakangan ini lagi suka-sukanya nonton kartun-kartun yang ada di tipi-tipi, karena gue jomblo dan hidup sebagai anak numpang dirumah sodara, gue memilih nonton yang gratisan dan semaksimalnya gue nonton di web kalo gak ya minjem dvd temen buat nonton dirumah, keliatan banget ya gue pelit banget, gue bukan pelit, tapi lagi nabung duit, duitnya yang ditabung bukan buat masa depan yang bagus, tapi buat ngelanjutin hidup di akhir bulan. Karena sebagai manusia yang up to date, Amerika aja udah mikirin gimana buat hidup di bulan, gue gak mau kalah, gue udah belajar gimana caranya hidup dari awal bulan sampe akhir bulan.

Dan dari beberapa kartun yang gue liat di tipi-tipi selama liburan ini, gue yang asalnya memang pecinta kartun tapi tentu juga pecinta wanita. Inget WANITA bukan WARIA. Kenapa gue suka banget sama film kartun? Kartun jaman sekarang ini banyak banget tentang nilai-nilai moral yang dapet kita terima, mulai dari mencintai diri sendiri, kekeluargaan, persahabatan, sampe ke yang namanya cinta.

Kalimat pembuka aja udah sepanjang ini, gimana bawahnya, biar gak lama-lama langsung aja cek kartun-kartun yang menurut gue punya nilai yang sangat BE-SARR *pake muncrat* *ngelap monitor*

1. Cars
Kartun keluaran Pixar ini menurut gue sangat bagus, dimana di kartun ini yang gue dapetin adalah, "Mana yang akan kita pilih, antara teman, atau sesuatu yang sangat kita impikan" dan 2 hal itu harus dipilih salah satu ngga boleh ambil semuanya, serakah ntar jadinya.

Di film itu diceritain sebuah mobil balap bernama Lightning McQueen yang punya impian jadi juara Piston Cup dan dia orang yang sangat sombong dan angkuh, tapi dia terserang penyakit galau seketika, pas agennya nanya siapa 'teman' yang akan McQueen ajak untuk nonton Piston Cup di Indianapolis, dan blablabla, gue gak mau review itu kartun, karena ntar gue bisa nangis dan galau di bawah tetesan AC bocor. 

Tapi di film ini gue jadi sadar, kalo emang kalian punya sesuatu yang sangat kalian inginkan, kayak McQueen menginginkan piala Piston Cup, tapi kalo ngga ada seorang kawanpun yang bisa kalian ajak untuk merayakan keberhasilan kalian mendapatkan impian kalian itu, impian itu hanyalah 'piala kosong' sama kayak kata-kata Doc Hudson, dan juga dialog antara McQueen dan King pada saat King mengalami kecelakaan.

2. Finding Nemo

Kartun yang lagi-lagi dikeluarin sama Pixar. Film yang bercerita tentang seekor ikan badut yang mencari anaknya, dan banyak hal yang terjadi selama perjalanannya menuju Sydney untuk menemukan anaknya. Mulai dari bertemu dengan Dory, seekor ikan yang punya penyakit amnesia jangka pendek, yang menurut gue itu nyaris menuju alzheimer. Tapi gue gak akan bahas tentang Dory, yang gue dapetin dari kartun ini adalah dimana perjuangan seorang bokap untuk mendapatkan anaknya kembali, meskipun harus menempuh jarak dan bahaya yang bejibun, dan pada akhirnya dia bisa nemuin anaknya yang hilang itu.

Dan di film ini juga mengajarkan, kita sebagai anak harus patuh dan nurut sama kata-kata orang tua, karena orang tua itu selalu tau apa yang terbaik buat kita, dan gak pengen kita kenapa-kenapa, kalo sampe kita kenapa-kenapa hanya gara-gara gak mau dengerin apa kata orang tua kita, sapa yang repot jadinya? Orang tua kan?

Mungkin banyak orang tua diluar sana yang galak, kasar, sadis sama anaknya, ya mungkin gue gak ngerti sama pemikiran orang tua itu, tapi saran gue bagi kalian, cukup doain aja orang tua kalian itu biar disadarkan dan segera berubah, dan mungkin ada orang tua yang sekarang lagi baca dan kalian cukup sadis sama anak kalian sendiri, inget, anak itu cuman titipan dari Tuhan, jangan kamu jadiin samsak tinju, kalo misal dia ada salah, coba kasi dia pengertian dan sedikit omelan aja, jangan sampe digebukin pake linggis, kan kasian, gitu-gitu hasil bibit dari kamu lho. *wihh gue sok bijak lagi*

3. Wreck It Ralph
Kartun keluaran Disney ini adalah satu-satunya kartun yang sukses bikin gue nangis pas nonton film ini, setelah lama gue gak nangis lagi pas abis nonton Pocong vs Kuntilanak, seperti kata Raditya Dika, karena film itu sangat kejih, sama kayak para cewe-cewe abg yang mau perang guling sama temennya, tapi dia gak punya temen jadi gulingnya ditabok-tabokin ke tembok tanpa ada perlawanan.

Film yang menceritakan tentang Ralph yang ingin sekali punya temen dan disukai sama warga di permainan itu, karena dia udah bosan untuk menjadi jahat, dan pengen jadi baik, tapi semua itu cuman ada dipemikiran Ralph karena warga di permainan itu ragu dan gak percaya Ralph akan jadi baik, dan semua itu harus dibuktikan Ralph. Dan dimulailah perjuangan Ralph untuk membuktikan bahwa dirinya itu bisa menjadi baik dan ngga lagi dikucilkan di permainannya sendiri.

Gue nangis pas script Ralph mau nyelametin si Vanellope beserta dunia Sugar Rush yang lagi diserang sama serangga-serangga gak jelas itu, sambil terjun dari langit buat ngancurin gunung berapi yang ada disana Ralph ngomong "I'm bad, and that's good. I will never be good, and that's not bad. There's no one I'd rather be than me" yang kalo diartiin ke bahasa Indonesia adalah "Aku jahat, dan itu bagus. Aku tidak akan pernah menjadi baik, dan itu tidak buruk. Tidak ada yang saya lebih suka menjadi dari saya". Kalo kata Google Translate sih gitu.

Dan disini diajarin supaya kita mencintai diri kita sendiri, gimanapun keadaannya, seperti Ralph, dia diciptakan untuk jadi jahat, jadi untuk merubah semua itu akan susah buat dia, sama aja kalo ada orang terlahir sebagai cowo dan dia pengen banget jadi cewe, yah waria deh jadinya, bisa dibayangin kan? gimana crash nya kalo kita berusaha menyimpang dari apa yang ada di diri kita sekarang, so, love yourself regardless of negative talk from others, because others have always had negative talk about us. *wohh gue bisa bahasa inggris* *Terima kasih Google Translate*

4. Spongebob Squarepants

Film kartun harian yang dikeluarin sama Nickelodeon ini cukup banyak ngajarin kita berbagai hal tentang persahabatan, terutama antara Spongebob dan Patrick, dimana banyak banget dialog diantara mereka berdua yang mungkin jaman sekarang ini susah ditemukan, dimana persahabatan mereka ngajarin kita banyak hal, mulai dari menunggu teman disaat mereka tidak ada, dan menyuport teman yang sedang down, dan tidak meninggalkan mereka ketika kita sedang bahagia.

Dan di film ini, gue juga belajar bahwa kebahagiaan itu bukan diukur dari uang, memang sih, lebih nyaman nangis di atas ferari daripada di atas fixi, tapi kalo kalian punya sahabat sejati yang bisa kalian ajak dalam kegilaan apapun, kalian memiliki harta yang tidak ternilai harganya. Contoh di episode Spongebob punya ide untuk membuat Kraby Patty berwarna, dimana semua orang menertawakannya, tapi Patrick datang dan mendukung ide Spongebob ini, tapi disaat sudah sukses, mereka bingung harus dikemanain duitnya, jadi mereka bagiin lagi ke orang-orang yang beli patty itu, karena mereka merasa udah punya harta yang gak ternilai harganya.

5. Turbo

Film keluaran DreamWorks ini menceritakan tentang seekor keong yang tergila-gila akan kecepatan, bahkan sampai keong-keong lain menertawakan dia dan menjadikannya sebagai bahan olok-olokan tetapi Theo (Keong yang nantinya merubah namanya menjadi Turbo) itu tidak perduli dengan perkataan orang lain, sampai akhirnya dia mengalami kejaiban saat sedang nonton balapan liar, dia terjatuh ke sebuah mobil dan terdorong masuk ke mesin mobil itu dan akhirnya dia gak sengaja nelen nitrous.


Tapi menurut gue film ini agak gak masuk akal sih, kok bisa jadi punya kekuatan super gitu ya gara-gara nelen nitrous, gue sempet pengen minum nitrous tapi gue sadar kalo nelen nitrox bakalan langsung mati, jadi gue urungkan hal itu karena gue masih cinta sama kehidupan ini.

Di film turbo ini gue belajar banyak hal, mulai dari ngga mudah menyerah dengan cita-cita kita meskipun banyak ejekan dari orang lain, dan terus percaya dan yakin akan diri kita sendiri. Sampe saking besarnya kepercayaan diri kita, kita bisa ngalahin ketakutan kita sendiri.

6. Kung-fu Panda

Film yang juga dikeluarin sama DreamWorks ini menceritakan seekor panda yang mengidolakan beberapa pendekar yang ada dikotanya, dan dia bermimpi ingin menjadi salah satu dari pendekar itu, tapi karena bokap angkatnya yang cuman penjual mie, jadi dia gak bisa berbuat apa-apa dan hanya memendam mimpinya dalam-dalam.

Tapi nasibnya berubah ketika ada penganugerahan 'Dragon Warrior' untuk salah satu pendekar disana, tapi secara aneh bin ajaib Po(Panda) bisa masuk ke dalam acara penganugerahan itu dan tiba-tiba dia yang ditunjuk oleh master Oogway.

Di film ini diajarkan gimana kita sebagai orang gak boleh gampang menyerah, dimana Po yang bukan apa-apa nantinya harus melawan seekor macan yang sangat ahli dalam kung-fu yang bernama Tai-Lung, dan banyak orang meragukan dia, terutama guru Po sendiri, tapi karena tekat yang besar dan ingin membuktikan jika semua orang yang mencacinya itu salah. Mungkin ada benernya juga kata-kata 'Balas dendam yang paling bagus itu adalah menunjukkan kesuksesan kita didepan mata orang-orang yang menyuruh kita untuk menyerah'.

Mungkin itu-itu aja nilai moral yang gue dapet dari beberapa kartun yang mengajarkan banyak tentang kehidupan kita ini, kalo misal penasaran sama kartun-kartun di atas silahkan tonton kartun-kartun itu, sedangkan buat kalian yang males buat nonton kartun dan malah mikir buat nonton film-film horor dan action-action yang ngga jelas itu, mulai coba lah buat nonton kartun-kartun, karena banyak banget nilai kehidupan yang bisa didapet, daripada cuman nutup mata kayak nonton 'The Conjuring' dan cuman ngarepin adegan mesum dari drama atau action-action itu.

Dan mungkin postingan panjang ini gue tutup dengan sebuah teori yang gue dapetin dari beberapa kartun-kartun di atas, belajar dari Ralph (Wreck It Ralph), Theo (Turbo), Marlin (Finding Nemo), dan juga Po (Kung-fu Panda). 

'Segala hal yang dapat kita kerjakan dan kita impikan, harus kita kerjakan semuanya dengan sukses termasuk kegagalan yang kamu dapat karena kesuksesan itu berawal dari banyak kegagalan dan rasa pantang menyerah, jadi buat kegagalan itu jadi GAGAL DENGAN SUKSES jangan hanya setengah2, maksud gue disini bukan gue ngajarin kalian buat gagal, tapi banyak orang jaman sekarang baru gagal sekali aja mereka udah nyerah, padahal bisa aja kalo usaha beberapa kali lagi kesuksesan yang dicari itu akan tercapai, kalian harus pantang menyerah buat apa yang kalian kerjakan itu, kerjakan sampai tuntas meskipun banyak gagal, jangan setengah2..teori Gagal dengan sukses'

Buat kalian yang punya cerita lain tentang kartun boleh share dicomment box ya, see you guys.

8 komentar:

  1. setidaknya film kartun lebih baik daripada sinetron2 gak jelas yg isinya cuma rebutan harta, wanita atau ajang pembullyan anak sekolah...

    BalasHapus
  2. Betul banget sob, apalagi sampe pukul-pukulan nangis-nangis ngga jelas gitu

    BalasHapus
  3. Ya kalo dibandingin sama film kuda terbang jelas mending kartun. :D

    BalasHapus
  4. aku suka 'UP', yang rumah terbang pake balon itu,

    kisah awalnya yang kena banget ke aku, suami istri yang punya impian, dan mengusahakan mimpi itu, walopun kadang ada masalah, tapi mereka tetap konsisten, walopun istrinya akhirnya meninggal, mereka ga punya anak, tapi si suami tetap setia.

    petualangan si kakek sama anak kecil polos itu juga ada kocaknya, sampe yang akhirnya ketemu petualangan yang dikira udah mati (yang jadi idola si kakek), tapi ternyata sifatnya jahat.

    yah gitu deh ya, nanti malah kepanjangan komennya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya Up, itu juga bagus banget kartunnya, pokoknya kartun-kartun T O P dah dibanding film lain hahaha

      Hapus
  5. kalo nonton kartun, yang kecil menikmati ceritanya, yang gede menikmati pesannya

    BalasHapus
  6. Postingan yg bagus sob, membahas tentang kartun serta moral valuenya..
    Terus update lagi ya sobb, ditunggu..

    BalasHapus

Comment Di sini ya : No Sara No Kata2 Kotor thx ^^